Yanisa Yuni Alfiati

Guru SMA Negeri 1 Padamara Mapel Biologi Unnes ...

Selengkapnya
Pergilah

Pergilah

Pergilah

Tinggalkan aku sendiri

Menyendiri seperti bulan gelap dimalam hari saat mentari berhenti menyinari

Kasih sayang mu telah pergi

Menguap bagai air danau di siang hari

Pelan tapi pasti meninggalkan bumi

Tak perlu kau tegaskan

Aku tlah mengerti inginmu

Aku tiada berarti lagi

dan tak kau butuhkan lagi

Kejarlah bahagiamu dengan cara yang kamu pilih

Raih ambisi yang menjadi khayalmu

Tak perlu hiraukan perasaanku lagi

Karena aku pasti mengerti

Apa yang kau dapati dari menyiksa diri

Bertahan denganku hanya menyakitimu

Kamu menginginkannya berdiri disampingmu

Adaku seperti batang kayu tergeletak di tepi jalan.

Jangan berpikir tentang cemburu

Karena cemburu sudah terbakar habis dimakan waktu

Ini tentang harga diri

Harga diri yang hancur diinjak keegoisanmu

Engkau yang terus tertawa saat melihat aku terluka.

Tak peduli luka itu kian menganga

Cinta tak lagi menyapa

Rindu tak pernah mau bercerita

Kasih tak ingin memeluk

Semua hilang tak bernyawa

Bukan aku ingin merdeka

Tapi damai jiwa ingin kurasa

Kesendirian dan sendiri dalam mengarungi kehidupan ini

Mengikhlaskan kamu pergi

Menjadi elegi yang terpatri dalam diri

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Pergilah...aku tak ingin kau ada di sini. Jika adamu di sisi hanya membuat luka. Pergilah.... Hiks...hiks...hiks. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Bunda Yanisa.

28 Mar
Balas

hehehe... salam bahagia... penuh cinta... sukses selalu bunda

28 Mar

Keren puisinya Bunda. Sukses selalu dan barakallah fiik

28 Mar
Balas

Terima kasih bunda sukses selalu

28 Mar

Berdamai dengan rasa hati sungguh sangat melelahkan....Mantaps..Bu Yanisa....Barakallah...

28 Mar
Balas

semangat dengan hati... sukses selalu bunda dan barakallah

28 Mar

Keren puisinya Bunda. Serba bisa nih. Bisa cerbung bisa puisi. Barakallah

28 Mar
Balas

Terima kasih bunda... sukses selalu bunda dan barakallah

28 Mar

Sabaaar njih bu Yuni..... biarlah ia pergi... jangan pedulikan ... lanjut bu , puisi yang mengandung kemandirian . Salam literasi

28 Mar
Balas

semangat... salam bahagia bu noor... sukses selalu bunda

28 Mar

perpisahan kadang menyakitkan, tapi mendewasakan. puisi yang indah!

28 Mar
Balas

salam bahagia pak sabar... sukses selalu

28 Mar

Pergilah..ku ikhlas..mantab..ane suka diksinya..

28 Mar
Balas

yeeeeee... Makasih bunda cantik.. sukses selalu bunda

28 Mar

Pergilah..ku ikhlas..mantab..ane suka diksinya..

30 Mar
Balas
search